TMMD Sengkuyung Kodim 0701/Banyumas Berhasil Membelah Bukit Gerandong
Banyumas. Penutupan Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun anggaran 2020 di Desa Banjarsari Wetan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, ditandai dengan penyerahan hasil TMMD dari Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, SE, M.I.Pol selaku Komandan Satgas TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 kepada Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein.
Penyerahan hasil TMMD tersebut, dilakukan di Pendopo Sipanji Kelurahan
Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas, Rabu (21/10/2020)
dengan penanda tanganan berita acara dan prasasti. Yang di saksikan oleh Letkol
Kav. Kristiyanto S.Sos (Kasrem 071/Wijayakusuma),
dr. Budi Setiawan (Ketua DPRD Kab. Banyumas), Bakesbangpol Kabupaten Banyumas
diwakili oleh Bp. Bambang Septiono, S.H., Kapten Inf Putut Widodo (Pasi Ter
Kodim 0701/Bms), Kapten Arh. Sumarsono (Danramil 01 /Purwokerto Utara), Lettu
CBA Lulus Susedyo (Danramil 05/Sumbang), Iptu Haryatmo (Kapolsek Sumbang), Lettu
Arh Wagim (Pasipers Kodim 0701/Bms), Drs.Purjito (Camat Sumbang) dan Bapak Sujarwo
(Kades Banjarsari), Salah satu keberhasilan TMMD kali ini berupa pembangunan
Rabat Beton sepanjang 1.130 meter lebar 3 meter dan ketebalan 20 cm yang
membelah Bukit Gerandong sekaligus membuka akses menuju Desa Kotayasa.
Dandim
0701/Banyumas Letkol Inf Candra, SE, M.I.Pol menjelaskan, TMMD yang dimulai
pada 22 September 2020 di Desa Banjarsari Wetan Kecamatan Sumbang, telah
menyelesaikan sasaran fisik dan non fisik. Pihaknya sangat mengapresiasi
partisipasi masyarakat yang cukup baik, semangatnya gotong royongnya sangat
tinggi, kemudian yang pasti bahwa program TMMD ada manfaat bagi
masyarakat.
“Ini yang menjadi faktor utama yang bermanfaaat bagi masyarakat,
saya melihat jalan itu bisa menghubungkan antar desa sehingga nantinya bisa
menjadi suatu potensi ekonomi ataupun peningkatan ekonomi bagi masyarakat dari
segi wisata. Kemudian juga mempermudah akses perkebunan yang sesuai dengan
sasaran TMMD untuk mengatasi kesulitan rakyat,” kata Dandim.
Dandim
menambahkan bahwa panjang jalan 1130 meter, jalan yang dibangun kemudian ada
jembatan , gorong-gorong, talud, kemudian ada RTLH, kemudian ada kegiatan non
fisik yang bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat,
termasuk instansi-instansi terkait.
Dalam
kesempatan tersebut, Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku senang program TMMD
yang selalu memberi manfaat sangat banyak bagi masyarakat.
“Program TMMD
selalu bagus dan sukses dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan
anggaran pemerintah, karena banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat secara
gotong royong,” katanya.
Sementara itu
Kepala Desa Banjarsari Wetan Bapak Sujarwo mengatakan salah satu hasil
fenomenal TMMD adalah pembangunan jalan yang tembus dari Banjarsari Wetan ke
Desa Kotayasa dengan panjang 1130 meter lebar 3 meter dengan ketebalan 20 cm
dan juga pembangunan gorong-gorong 1 titik di titik 350m.
“Alhamdulillah
warga bersama TNI begitu giat gotong royong dalam pembangunan jalan. Dalam
titik target 1 bulan bisa selesai dengan keterlibatan semua element yang ada
dalam masyarakat. Pembangunan fisik lainnya berupa pembangunan RTLH 5 rumah,
untuk pembangunan sudah selesai semua,” katanya.
Kades
Banjarsari Bapak Sujarwo menambahkan untuk pembangunan rehabilitasi lima unit
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan dari Baznas Kabupaten Banyumas 1 Unit, PD
BKK 2 Unit dan BKAD Sumbang sebanyak 2 Unit. (AuL).





Komentar
Posting Komentar