Rapat pembahasan penelusuran sejarah kota lama Banyumas
Banyumas, Pada hari Kamis tanggal 10 September 2020 pukul 09.30 s.d 12.30 WIB bertempat di Pendopo Duplikat Sipanji Kec. Banyumas Kab. Banyumas telah dilaksanakan Rapat pembahasan penelusuran sejarah Kota Lama Banyumas sebagai penanggungjawab acara Abdul Kudus, S.IP ( Camat Banyumas ) Yang di ikuti oleh lk 50 orang
Hadir dalam acara tersebut :
1. Bpk Jakartatisam M Si ( mewakili Ka Bapedalitbang Kab. Banyumas )
2. Bpk Jatmiko Wicaksono ( STMIK Amikom )
3. Bpk Hartono ( Direktur Owabong )
4. Abdul Kudus, S.IP ( Camat Banyumas )
5. Kapten Inf Mulyanto ( Danramil 07/ Bms )
6. AKP Sutrisno, SH ( Kapolsek Banyumas )
7. Kades se Kecamatan Banyumas
8. Kepala SMP N 1 Banyumas
9. Ketua ASPIKMAS Kec. Banyumas
10. Perwakilan Kepala dinas Kec. Banyumas
11. H. Supardi, S.Pd ( Ketua FORKOMAS Banyumas
12. Toga dan Tomas Kec. Banyumas
Susunan acara
1. Pembukaan
2. Sambutan
3. Diskusi dan saran
4. Penutup
Sambutan - sambutan
Abdul Kudus, S.IP ( Camat Banyumas ) yang intinya :
a.Terobosan bersama GERBANG MAS dengan icon Kota lama bisa terwujud
b. Kerjasama yang baik dengan pemerintah sebagai pemangku kebijakan dan masyarakat untuk menjaga bangunan bersejarah
Bappedalitbang Kab Banyumas ) yang intinya :
a. Potensi yg bisa dikembangkan di Kota lama Banyumas
b. mengkaji kendala masterplan Kota Lama yang pernah dibuat th 2015
c. Strategi yang tepat dalam pengembangan kota lama dan sarpras pendukungnya
Bpk Jatmiko Wicaksono ( STMIK Amikom Jogja ) yang intinya :
a. Banyumas serambi dunia Jawa , merupakan perbatasan budaya Sunda dan Jawa
b. Sejarah singkat Banyumas setelah perang Diponegoro selesai wilayah Banyumas berpisah dari Kasunanan Surakarta diminta oleh Belanda
c. Tata Kota Banyumas merupakan tata kota yang masih asli dan perlu dipertahankan
d. Kekuatan sejarah kota lama ,pernah menjadi ibukota kabupaten, kota batik tapi miskin informasi dan arsip ,byk bangunan berdiri di tanah egendong yg rawan kepemilikan
Bpk Hartono ( Direktir Owabong )
a.Secara geografis Banyumas cukup strategi sebagai tujuan wisata
b.Banyumas tempo dulu 1920 sebuah destinasi yang mempunyai daya pikat dan pesona karena mempunyai budaya dan bangunan yang masih terjaga
c.Kontribusi destinasi wisata akan menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar dan sebagai penyumbang PAD
Dilanjutkan dengan diskusi dan kesimpulan :
1. memunculkan wisata religi di Banyumas ,sauvenir kearifan lokal keanekaragaman hayati, pentingnya Perda perlindungan bangunan cagar budaya
2. Wisata kotalama diharapkan tidak membangun fisik bangunan akan tetapi menjaga dan merenovasi bangunan lama yg masih ada
Selama acara berjalan aman dan lancar.

Komentar
Posting Komentar